Posted on Januari 21st, 2009 at 9:49 AM by Azharnet

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (21/1/2009) ini diprediksikan akan bergerak di level Rp11.000-11.200 per USD. Rupiah takkan jauh beranjak.”Secara keseluruhan, rupiah akan stabil, tidak akan ke mana-mana. Fluktuasinya rendah,” demikian prediksi Analisis Lautandhana Securindo Sanny Gunawan, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Rabu (21/1/2009).

Terkait dengan pelantikan Barack Obama sebagai Presiden AS, dia menyebutkan faktir tersebut tidaklah terlalu memperngaruhi pergerakan rupiah. Dia justru menilai pergolakan politik dalam negeri menjelang Pemilu 2009 lah, yang dapat mempengaruhi pergerakan rupiah.

Ada kemungkinan Rupiah akan kembali menguat selepas Pemilu 2009. Tapi itu masih dalam jangka panjang. Artinya, dalam waktu dekat, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran yang sempit dan pasar cenderung melakukan aksi wait and see.

“Saat ini tergantung dari gejolak politik yang ada. Asalkan� kondisi keamanan terjamin, tidak ada kerusuhan, besar kemungkinan rupiah akan dapat menguat,” tuturnya.

Indonesia dapat meniru kedewasaan berpolitik di AS, sehingga terciptra kondisi yang kondusif yang akan memberi sinyal positif pada pasar.

Seperti diketahui, rupiah pada perdagangan Selasa 20 Januari sore kemarin, ditutup di level Rp11.215-11.210 per USD, atau menguat dari perdagangan Senin 19 Juni lalu, di level Rp11.225 per USD.
(rhs)