Posted on Januari 29th, 2009 at 7:34 PM by Azharnet
USB Firewall

Seperti telah diketahui, penyebaran virus mayoritas berasal dari flashdisk atau media berbasis USB lainnya. Salah satu cara mencegahnya dengan mematikan fasilitas autorun windows (artikel sebelumnya). Tetapi bagi yang menginginkan cara lainnya atau ingin menambah agar lebih aman bisa menggunakan software gratis ini, USB Firewall.

Aplikasi buatan Net-Studio ini meskipun sederhana dan tetapi sesuai dengan namanya, mampu mencegah program berjalan tanpa sepengetahuan kita dari media seperti flashdisk.

USB FireWall akan mem-blok semua virus dan program lainnya yang mencoba menjalankan diri melalui Flashdisk, ketika kita memasang Flashdisk tersebut di komputer. Aplikasi ini akan berjalan di background (belakang) dan akan segera memberikan peringatan/tanda jika ada aplikasi berjalan melalui autorun. Selanjutnya sebelum program aktif kita dapat menghentikan dan menghapus file tersebut.

usb-firewall

Tidak seperti antivirus, USB Firewall tidak memerlukan update, karena bukan mendeteksi virus-nya tetapi mendeteksi pemicu penyebaran virus. USB Firewall juga bisa digunakan untuk membersihkan partisi hardisk lainnya ( misal drive D: E: dan lainnya) dari adanya aplikasi yang memanfaatkan autorun ini.

Pengoperasian

Setelah program ini di install, maka aplikasi akan berjalan di background. Jika ada flashdisk atau USB device yang dipasang dan ada file autorun.inf atau ada program yang ingin berjalan tanpa sepengetahuan kita, maka program akan aktif dan menginformasikan ke penggunanya. Selanjutnya kita dapat memilih opsi/menu yang telah disediakan.

usb-firewall-menu

  • Tombol Show Autorun.inf, untuk menampilkan isi file autorun.inf tersebut. Sehingga kita bisa mengetahui sebenarnya file ini akan menjalankan aplikasi apa. Mengenai autorun.inf, bisa membaca artikel tentang Mengenal lebih dekat Autorun.inf
  • Tombol Delete, untuk menghapus file autorun.inf dan file lainnya yang bisa berhubungan dengannya.
  • Tombol Cancel, untuk mengabaikan proses dan membiarkan jika ada file/aplikasi yang akan berjalan lewat autorun.inf
  • Tombol Minimize, untuk mengembalikan program berjalan di backround (belakang), tampil setelah kita klik tombol Delete atau Cancel

USB Firewall juga menyediakan menu/tombol Clean All Partition untuk melakukan scan dan menghapus file seperti autorun yang berada di drive hardisk (membersihkan drive-drive lainnya dari adanya file autorun)

USB Firewall 1.1.3 dapat diperoleh / download di link berikut : USB Firewall 1.1.3 (4.6 MB). Website resminya ( net-studio.org ) sebenarnya juga menyediakan link download, baik dalam bentuk exe atau rar, tetapi setelah saya coba, dua link yang disediakan tidak bisa di download.

Alternatif lainnya bisa menggunakan Antivirus untuk Flashdisk MxOne, yang bisa dibaca artikel : Antivirus gratis khusus Flashdisk dan Media berbasis USB

Posted on Januari 27th, 2009 at 11:49 AM by Azharnet

Menjaga kebersihan registry Windows menjadi tugas rutin setiap pemilik komputer, karena banyaknya registry yang tidak terpakai akan mengganggu kinerja sistem. Comodo, sebagai perusahaan yang terkenal dengan aplikasi firewall kini telah meluncurkan produk terbarunya yaitu Comodo Registry Cleaner. Untuk saat ini belum banyak orang yang tahu tentang aplikasi tersebut. Yang menarik adalah Comodo menawarkan aplikasi tersebut untuk dapat dipakai oleh siapapun dengan gratis, dan pengguna bisa memilih untuk mengunduh aplikasi ini dalam bentuk installer ataupun dalam bentuk aplikasi portable.

Tampilannya akan mengingatkan kita pada aplikasi Comodo Firewall yang sudah sangat terkenal itu, jadi tidak ada perbedaan yang berarti. Fitur-fitur yang ditawarkan sebagai aplikasi pembersih registry sudah cukup lengkap :

  • Meningkatkan kesehatan dan performa komputer - Comodo Registry akan memindai registry dan menghapus yang rusak dan sudah tidak digunakan lagi oleh aplikasi yang telah dihapus.

  • Manajemen Start-up - Comodo Registry Cleaner sudah mengemas fitur manajemen start-up yang memungkinkan Anda untuk mengatur aplikasi apa saja yang berjalan pada saat start-up.

  • Sederhana dan mudah pakai - Melakukan pemindaian dalam satu kali klik dan tampilan yang mudah dikuasai dan digunakan, apa lagi jika Anda sudah cukup familiar dengan aplikasi Comodo Firewall.

  • Keamanan data - Comodo Registry Cleaner akan menyimpan atau mem-backupregistry komputer setiap kali pemindaian dilakukan. Hal ini berarti Anda dapat mengembalikan keadaan registry dengan cepat jika proses pembersihan menimbulkan masalah.

    seluruh

  • Menjadwalkan pemindaian - Anda bisa mengatur supaya aplikasi melakukan proses pemindaian sesuai dengan jadwal yang Anda inginkan, misalnya melakukan pemindaian seminggu sekali atau setiap hari pada tengah malam, cukup diatur saja dan biarkan Comodo Registry Cleaner yang mengerjakan semua tugas tersebut secara otomatis.

  • Kendali penuh ada di tangan Anda - Aplikasi ini benar-benar fleksibel, karena menyediakan pengaturan pemindaian yang bisa disesuaikan sesuai keinginan, tidak seperti aplikasi lainnya sejenis.

Kebanyakan pengguna biasanya mengandalkan aplikasi yang ringan seperti CCleaner untuk melakukan sebagian besar pembersihan di komputer, dan memang hasilnya cukup memuaskan. Akan tetapi CCleaner tidak berfokus pada pembersihan registry saja, jadi pendeteksiannya tidak terlalu mendalam seperti aplikasi yang dibuat khusus untuk membersihkan bagian registry.

Pihak Comodo sudah melakukan tes yang objektif terhadap 4 kompetitor lainnya, dan hasilnya produk mereka secara keseluruhan lebih unggul. Hasil tesnya bisa Anda baca secara lengkap di sini: Comodo Registry Cleaner - Comparison Test. (CyberNetNews)

Posted on Januari 27th, 2009 at 11:34 AM by Azharnet

Sekarang ini kebanyakan media penyimpanan memiliki kapasitas besar sehingga dapat menyimpan banyak data dan memudahkan Anda untuk memiliki lebih dari satu sistem operasi. Agar secara efisien dapat menyimpan data-data yang berukuran besar atau menginstal lebih dari satu sistem operasi, Anda perlu untuk membagi tempat penyimpanan menjadi beberapa partisi sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu aplikasi partition manager sangat diperlukan untuk mengelola tempat penyimpanan di PC. Dengannya Anda bisa dengan mudah menambah, merubah, menghapus, dan mengatur partisi.

Bagi Anda pengguna Windows Vista pastinya sangat terbantu dengan hadirnya partition manager bawaan yang terletak di Control Panel > Administrative Tools, namun bagi pengguna Windows XP mau tidak mau harus melakukan partisi dengan bantuan CD instalasi. Alternatif lain adalah dengan mengunduh dan menginstal aplikasi partition manager yang banyak tersedia di internet, dan salah satu yang aplikasi gratis dan terbaik untuk melakukan partisi adalah Easeus Partition Manager

Easeus Partition Manager (EPM) menawarkan berbagai kebutuhan dasar untuk melakukan partisi pada tempat penyimpanan yang dikelola dengan sistem operasi Windows XP dan Vista 32-bit. EPM sangat pantas menjadi pesaing berat aplikasi Partition Magic dan aplikasi sejenis lainnya yang berbayar.

Dengan Easus Anda dapat mengubah ukuran, membuat, memformat dan menghapus partisi, dan seluruh kegiatan tersebut dapat Anda lakukan secara langsung tanpa perlu melakukan restart komputer. Untuk mengubah ukuran partisi, EPM menyediakan tampilan visual sehingga Anda cukup menggeser slider bar untuk menambah atau mengurangi ukuran, atau langsung mengetikkan ukuran yang Anda inginkan pada kotak di bawahnya.

Sesudah menentukan ukuran partisi, Anda sekarang bisa memulai membuat partisi. Tekan tombol Create untuk memberi label dan memilih huruf untuk partisi tersebut. Selama melakukan partisi EPM akan terus menampilkan informasi tentang keseluruhan proses yang sedang dijalankan. Di bagian status bar terdapat warna-warna yang menjadi panduan untuk mengetahui jenis format dan penggunaan alokasi dari antar muka pengguna.

Fitur Set Active Partition digunakan untuk menentukan partisi komputer yang digunakan untuk boot. Lalu fitur Check Partition akan memicu Windows untuk menjalankan diagnostic tool seperti scan disk dan chkdisk.

Fitur utama lainnya dari aplikasi yang sudah mendukung konfigurasi RAID ini adalah kemampuannya untuk menyembunyikan partisi yang dibuat, sehingga data-data yang disimpan pada partisi tersebut bisa lebih aman, dan kemampuan untuk menyalin sebuah partisi yang memberikan kemudahan jika Anda ingin melakukan backup data. Saat disalin, partisi dapat diatur agar menyesuaikan ukurannya secara otomatis pada tempat penyimpanan yang dituju.

EPM dapat mengelola hard disk berukuran 2 GB sampai 1,5 TB, sekaligus menangani hingga 32 hard disk yang berbeda, sudah cukup untuk mengelola jaringan rumahan yang rumit. Jenis media penyimpanan yang didukung dengan koneksi USB, SATA, IDE, Firewire, dan SCSI. (via Download.com)

Di bawah ini adalah beberapa aplikasi gratis untuk mempartisi hard disk yang bisa Anda coba:

Posted on Januari 26th, 2009 at 7:59 PM by Azharnet

software_center.jpg

Apakah Anda pernah mempertanyakan keputusan Microsoft untuk mengganti nama aplikasi “Add/Remove Programs” di Windows XP dan sebelumnya menjadi “Programs and Features” di Vista? Ada kemungkinan Microsoft tengah mempertimbangkan package management system yang mirip dengan yang dimiliki berbagai distro Linux (contoh APT di Debian, RPM di Red Hat). Sistem seperti itu akan merevolusioner cara pengguna Windows berinteraksi dengan aplikasi, sekaligus memberikan beberapa keuntungan berupa sekuriti karena hanya memperbolehkan pengguna untuk menginstal aplikasi yang aman saja.

Untuk Anda yang belum begitu paham dengan package management system, sistem tersebut memungkinkan pengguna untuk mencari, menginstal dan mengunduh update aplikasi dengan mudah, tanpa perlu mengunjungi berbagai situs internet untuk mengunduh aplikasi yang dicari.

Microsoft baru-baru ini meminta para penguji beta Windows 7, meminta masukan dari mereka tentang “tempat tunggal untuk menemukan dan manajemen update untuk program-program di PC.” Para partisipan diminta untuk menandakan (1 - 9) seberapa pentingnya fitur-fitur di bawah ini untuk mereka:

  • The ability to install a program on my PC.
  • The ability to find the program I want to use on my PC.
  • The ability to have all programs on my PC up-to-date.
  • The ability for me to update specific programs on my PC at a time that is convenient for me.
  • The ability for me to remove a specific program on my PC.
  • The ability to set the schedule for updating programs on my PC.
  • The ability for a program to automatically configure settings it needs while it is being installed on my PC (e.g. there is no need for me to manually configure the firewall, etc).

  • The ability to block a program from being installed on my PC when the program publisher cannot be verified.

  • The ability to ensure that only programs on my PC from publishers I choose to trust can automatically stay up-to-date.
  • The ability to install programs on my PC from program publishers I trust, without any security prompts or warnings.
  • The ability to see security prompts or warnings when trying to install programs from publishers I had not previously chosen to trust.

  • The ability to install a program so that all the users sharing a PC can use it.
  • The ability to install a program and have it usable almost immediately.
  • The ability to install multiple programs on my PC at the same time.
  • The ability to install programs without causing any noticeable slow-down to other programs on the PC.

  • The ability to install a program without interrupting other activities I am doing on my PC.
  • The ability to know that my PC has all the necessary requirements a program needs before installing the program (e.g. memory, hard disk space).
  • The ability to know the identity of the company or vendor that created a program installed on my PC.
  • The ability to find reviews and ratings about a program before installing it on my PC.
  • The ability to quickly find the programs I use most frequently on my PC.
  • The ability install or update a program without the need for a reboot.
  • The ability to have a single place for finding and managing updates for the programs on my PC.
  • The ability to know which programs are causing problems on my PC.
  • The ability to restore a program to its original settings and behavior when it malfunctions.
  • The ability to install a program to a USB key.
  • The ability to discover which programs can be installed.
  • The ability to discover which programs can be removed.
  • The ability to discover the repair functionality for a malfunctioning program.

Singkatnya, Microsoft ingin tahu fitur-fitur apa saja yang diinginkan pengguna Windows dari sebuah sistem distribusi aplikasi. Perusahaan teknologi terbesar dunia ini tampaknya harus bekerja keras dengan banyak pengembang pihak ketiga untuk merancang sistem ini dengan baik, tetapi apabila sistem ini mampu mencapai fungsionalitas yang mirip dengan APT di Debian tentunya sistem ini akan menjadi terobosan besar. Siapa yang tidak ingin fitur untuk mencari aplikasi secara lokal di PC, internet, mengunduh, menginstal, melakukan update semua aplikasi dari satu aplikasi saja? Mungkin sistem ini akan rampung saat Windows 8 tiba (atau apapun nama OS penerus Windows 7). (ArsTechnica)

Posted on Januari 24th, 2009 at 12:03 PM by Azharnet

Tampaknya Microsoft sudah hampir siap merilis Internet Explorer 8. Microsoft merilis IE8 beta 2 di bulan Agustus tahun lalu dan kini Frank Olivier melalui IEblog mengatakan bahwa versi Release Candidate (RC) untuk IE8 akan dirilis sebentar lagi.

Menanggapi sebuah bug di IE8 yang dikemas ke dalam Windows 7 beta di mana menu dropdown di situs whitehouse.gov tidak ditampilkan dengan baik, Olivier mengatakan bahwa “versi IE8 di Windows 7 beta lebih tua dari IE8 Release Candidate yang sebentar lagi akan kita rilis untuk Windows Vista dan Windows XP.”

Pernyataan di atas, plus fakta bahwa IE8 blocker kit sudah dirilis menandakan bahwa IE8 akan dirilis sebentar lagi.
IE8

Ada beberapa orang yang berspekulasi bahwa IE8 RC1 yang akan dirilis merupakan versi 18343 yang dikirimkan Microsoft kepada para penguji bulan lalu. Apabila benar, maka Anda juga sudah dapat mendapatkan IE8 RC1 dari berbagai situs torrent. (DownloadSquad dan ArsTechnica)